Sunday, December 30, 2007

Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem

Mengenai Mantan Perdana menteri pakistan ini ada sebuah informasi yang saya dapatkan dari situs ini
cukup menarik. saya katakan tokoh yang satu ini memang cukup kontroversial. walaupun mewarisi darah politik dari ayahnya, Benazir Bhutto memiliki karakter kepemimpinan yang bertolak belakang dengan ayahnya yang tewas di tiang gantungan. berikut artikelnya, tetap positive thinking.

Free Image HostingDi penghujung tahun masehi 2007, dunia dikejutkan oleh berita tewasnya pemimpin oposisi Pakistan Benazir Bhutto, yang ditembak oleh seorang penyerang dan kemudian sang penyerang melakukan aksi bom bunuh diri di tengah kerumunan para penggemarnya, Kamis sore (27/12).

Gedung Putih langsung berkabung. Presiden AS George Bush dengan penuh emosional menyampaikan duka cita rakyat Amerika atas kepergian salah seorang sekutunya yang sesungguhnya ingin dijadikan pemimpin baru di Pakistan menggantikan Pervez Musharraf yang dianggapnya sudah tidak bisa lagi seratus persen dikontrol Gedung Putih.

Walau secara resmi Benazir Bhutto beragama Islam, namun dalam kesehariannya sejak kecil hingga menemui kematiannya, Benazir jauh dari nilai-nilai agama yang dianutnya. Bahkan sesaat sebelum dirinya menemui ajal, Bhutto baru saja menyampaikan pidato dalam rapat akbar bersama dengan pendukungnya dan menegaskan, jika dirinya berhasil menjadi pemimpin Pakistan kembali, maka dia akan langsung memimpin pemberangusan gerakan Islam di seluruh Pakistan. Benazir Bhutto menyebut gerakan Islam dengan istilah “Terorisme Fundamentalis”, sebuah terminologi khas Gedung Putih.

“Apakah kita harus meminta orang asing untuk memberangus gerakan fundamentalis di sini? Tentu tidak! Kita akan bersama-sama, aku dan kalian semua, untuk menghabisi kelompok-kelompok fundamentalis yang mendirikan pemerintahan bayangan di Pakistan ini! Kita pasti bisa!” seru Bhutto dari atas podium hanya beberapa saat sebelum dia menemui ajal dengan cara mengerikan.

Ratu Dugem dan Playgirl

Free Image Hosting

Secara resmi, Benazir Bhutto dibesarkan dalam keluarga Islam. Ayahnya, Zulfikar Ali Bhutto adalah Perdana Menteri Pakistan yang tewas digantung oleh Presiden Zia Ul-Haq setelah jenderal ini melancarkan kudeta. Zia sendiri karena sikap politiknya dinilai AS terlalu mengakomodasi kepentingan gerakan Islam, maka CIA membunuhnya lewat suatu operasi rahasia dengan meledakkan pesawat yang ditumpanginya.

Benazir oleh keluarganya di sekolahkan di sebuah yayasan Katholik ala Inggris di Pakistan. Saat usia 16 tahun, Benazir yang tidak mengenakan jilbab disekolahkan ke Radcliffe College di Massachusset, AS. Saat kuliah di Amerika ini, Benazir benar-benar mereguk kebebasan yang tidak bisa dijalaninya di Pakistan. Ia dikenal sebagai seorang gadis yang gemar belanja pakaian yang tengah trendy dan suka bepergian ke pesta-pesta di malam hari dan pulang dengan ditemani pemuda teman kencannya hingga hari beranjak siang.

Dari Amerika, Benazir melanjutkan pendidikannya di Oxford, Inggris, mengambil jurusan Ilmu Hukum dan Politik. Di Inggris gaya hidupnya makin menggila. Benazir termasuk mahasiswa pandai, namun gaya hidupnya juga “meriah”: pesta dugem jalan terus, alkohol dengan setia terus menemani (walau hal ini sempat dibantahnya), juga suka gonta-ganti teman pria. Media Inggris, Dailymail, edisi Jumat (28/12) mengungkapkan sisi gelap kehidupan Benazir dari seorang teman lamanya semasa kuliah di Oxford. Dailymail sendiri menyebut Benazir sebagai “The Oxford Party Girl”.

“Gaya hidup Benazir ketika kuliah di Oxford menjadi parody seorang gadis remaja Muslim, kaya raya, baru melek melihat dunia. Saat dia berpidato dalam kampanye untuk pemilihan Presiden Senat di Oxford, Benazir bahkan mengungkapkan gaya hidupnya yang liberal itu untuk menarik dan mendulang suara dari para pemilih laki-laki, ” demikian Dailymail.

Gaya hidupnya agak berkurang ketika ayahnya tewas di tiang gantungan. Benazir masuk gelanggang politik dengan mengenakan kerudung, sesuatu yang tidak pernah dipakainya ketika di Amerika dan di Inggris. Namun walau berkerudung, sikap politik Benazir sangat American-minded. Dia menjadikan dirinya musuh bagi aktivis Islam di Pakistan dan sahabat setia bagi Amerika.

CIA Dalangnya?

Tidak aneh jika kematiannya ditangisi banyak tokoh-tokoh liberal. Bush pun langsung menuduh kematian Benazir dilakukan oleh terorisme fundamentalis. Padahal penyelidikan saja belum dimulai. Ada banyak dugaan tentang siapa sesungguhnya dalang di balik kematian Benazir. Bisa saja memang dibunuh anggota gerakan Islam, walau yang pertama ini relevansinya sangat meragukan karena tidak ada manfaatnya. Bisa dibunuh oleh Prevez Musharraf sendiri seperti yang banyak ditegaskan oleh para pendukungnya di Pakistan. Atau bahkan bukan mustahil CIA berada di belakang kematiannya.

Bukan tidak mungkin, kematian Benazir memang dirancang jauh hari untuk semakin mengacaukan Pakistan dan menjadikan salah satu negeri Islam terbesar dunia ini pecah dan berkeping-keping. Bukankah di awal tahun 2000-an pernah terendus sebuah dokumen AS yang ingin melenyapkan Pakistan dan Indonesia di tahun 2025?

Dokumen dari hasil kajian strategis yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat berdarah Yahudi bernama William Cohen, berjudul “Asia Tahun 2025 dan Pengaruhnya terhadap Keamanan Nasional Amerika di Abad 21” dengan tegas memprediksi (baca: menskenariokan) Indonesia dan Pakistan akan hilang dari peta bumi di tahun 2025. Penyebab dari ‘tenggelamnya’ kedua negara tersebut adalah karena konflik internal atau konflik antar suku, golongan, klan, atau agama, separatisme, dan untuk itu semua sebagai syarat mutlaknya adalah ketidak-stabilan ekonomi. Kajian tersebut meramalkan bahwa dalam 25 tahun ke depan, akan terjadi peristiwa berskala besar dan internasional yang akan sangat mempengaruhi keamanan nasional Amerika Serikat.

Amerika sangat berhasrat untuk menguasai Pakistan karena negeri ini memiliki instalasi nuklir. Sedangkan Indonesia, ya kita tahu sendirilah.

Kematian Benazir Bhutto merupakan hal yang amat lumrah dalam dunia politik. Di Indonesia pun ada tragedi Munir yang meninggal karena diracun oleh tangan-tangan kekuasaan. Jadi peristiwa ini sama sekali tidak perlu dibesar-besarkan atau bahkan ditangisi. Biasa sajalah.(Rizki)

metode jitu mengukur militansi kader dakwah

bismillah..
subhanallah wal hamdulillah
karena sedang sibuk-sibuk ujian, jadi belum sempat menulis-nulis. berikut tulisan bagus yang saya kutip dari
alamat ini
Free Image Hosting Mengukur kadar militansi seseorang memang bukan perkara yang mudah. Keaktifannya dalam setiap kegiatan, mungkin bisa jadi tolak ukur, tapi akhir-akhir ini hal tersebut masih kurang akurat (apalagi kalo di kepanitiaan ada lawan jenis yang diincar). Maka Rasulullah secara simbolis telah memberikan trik jitu untuk mengukur militansi seorang aktifis dakwah.

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya”

Memang sekilas agak kurang adil jika menilai seseorang hanya dari sholatnya. Siapa tahu dia hanya pura-pura aja sholat tapi niatnya lain. Tapi mungkin artikel berikut ini bisa mengubah pandangan tersebut.

Dari Ustman bin Affan r.a, Rasulullah saw bersabda : “Barang siapa sholat Isya’ berjamaah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan barang siapa shalat shubuh berjamaah maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalat satu malam penuh” (HR. Muslim)

Subhanallah, jelas bukan? Sholat shubuh berjamaah lebih utama dari sholat Isya’ berjamaah. Maka yang melaksanakan sholat shubuh berjamaah kita beri 10 point dan yang melaksanakan sholat Isya’ berjamaah kita beri 9 point.

Hadist berikutnya :

Dari Abu Musa Al-Asy’ari r.a, Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga”.

Dalam Fath Al-Bari disebutkan bahwa yang dimaksud dua waktu dingin ini adalah shubuh dan ashar. Disebut dingin karena terletak pada ujung hari (pagi dan sore), saat yang sejuk dan matahari tak lagi terik.

Maka yang sholat Ashar berjamaah kita beri nilai 8 point

Sekarang tinggal 2 sholat yaitu Dhuhur dan Maghrib. Ana agak bingung memberi point untuk 2 sholat ini, karena belum mendapatkan hadist yang menerangkan manakah sholat yang lebih mulia (kalo ada yang tahu tolong diingatkan yooo !!). Tapi karena penilaian ini untuk mengukur militansi seorang aktifis dakwah, maka ana memberi sholat Dhuhur point lebih tinggi karena pelaksanaannya lebih sulit daripada sholat maghrib. Maka yang melaksanakan Sholat Dhuhur berjamaah mendapatkan 7 point dan yang Sholat Maghrib berjamaah mendapat 6 point.

Point 1-5 diberikan bagi mereka yang sholat sendiri atau sholat di rumah sesuai tingkat keutamaan diatas.

Dengan demikian, akan mudahlah bagi kita mengukurnya. Jika seseorang berjamaah 5 waktu maka dia mendapat point penuh yaitu : 40 (empat puluh point).

Cobalah anda terapkan di organisasi masing-masing. Insya Allah nanti akan ada yang protes (termasuk anda mungkin) “Masak mengukur militansi hanya berdasar sholat. Nggak akurat tuh !!” Tapi saya hanya dapat mengatakan bahwa Inilah cara nabi menilai sahabatnya dan organisasi HAMAS (organisasi perjuangan kemerdekaan Palestina) pun telah mempraktekkan metode ini untuk memilih anggota.

Oh iya, kalau masih protes juga silahkan komentari sabda Rasulullah berikut ini :

Dari Ubai bin Ka’ab r.a berkata, “Rasulullah saw pernah shalat shubuh lalu bertanya, “Apakah kalian menyaksikan si Fulan shalat?” Mereka menjawab “Tidak”. Beliau berkata lagi “Si Fulan?” Mereka menjawab “Tidak”. Maka beliau bersabda :

“Sesungguhnya, dua shalat ini (Subuh dan Isya’) adalah shalat yang berat bagi orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam shalat Subuh dan Isya’, maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Bukhari dan Muslim juga meriwayatkan hadist yang serupa tetapi dari Abu Hurairah r.a

Wallahu A’lam bi showab. Selamat memprotes !!!

Oh iya, buat referensi, silahkan baca buku Misteri Shalat Shubuh karya DR. Raghib As-Sirjani, penerbit : AQWAM Solo.

Monday, December 10, 2007

Bahasa Indonesia Mulai Mendunia..

Senin, 03 Desember 2007 17:37:00 koran replubika
Free Image Hosting by FreeImageHosting.netJakarta-RoL- - Sekjen Depdiknas, Prof. Dr. Dodi Nandika mengatakan minat warga asing terhadap Bahasa Indonesia makin tinggi dengan
semakin banyaknya permintaan dari luar negeri untuk mengirim guru dan
dosen bahasa Indonesia ke universitas- universitas di luar negeri.

"Ini merupakan tantangan bagi Indonesia untuk menjadikan Bahasa
Indonesia sebagai salah satu bahasa internasional, sekaligus menjadi
modal untuk mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri," kata Dodi
ketika membuka lokakarya Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur
Asing (BIPA), Lokakarya strategi pengiriman tenaga profesional
pariwisata Internasional, serta rapat konsolidasi Kepala Perwakilan
Republik Indonesia, Senin.

Lokakarya itu mengikutsertakan ketua jurusan bahasa Indonesia dari 25
perguruan tinggi di Indonesia yang membahas strategi pengembangan
bahasa Indonesia dan melibatkan para atase pendidikan di 13 negara dan
Kepala Perwakilan RI dan Wakil RI untuk Unesco.

Lokakarya bertujuan untuk menyamakan persepsi bidang BIPA dengan aspek
terkait lainnya yang menyangkut garis besar pemetaan BIPA di berbagai
negara dan peningkatan pemelajaran BIPA serta pengukuran pemelajaran
BIPA. Pada saat yang bersamaan Depdiknas juga menggelar rapat
konsolidasi dan kunjungan kerja Dubes, Dubes WRI/UNESCO, dan Atase
Pendidikan.

Rapat Konsolidasi ini bertujuan untuk menyusun memberikan masukan dan
pemaham komprehensif kepada peserta rapat terkait dengan potensi di
bidang pendidikan yang dapat dikembangkan seperti materi pariwisata
dan bahasa Indonesia untuk penutur asing. Materi diskusi tersebut
selanjutnya dapat dijadikan skala prioritas dalam pengembangan program
kerja Atdikbud pada tahun 2008.

Dalam rapat konsolidasi ini, panitia menyodorkan lima isu utama, yakni
refleksi hubungan luar negeri masalah dan tantangan, pengembangan
bahasa Indonesia melalui pembukaan program studi di luar negeri,
pengembangan program darmasiswa untuk meningkatkan jumlah mahasiswa
asing di Indonesia, pengembangan program "double degree", dan
menemukan strategi yang tepat dalam mengembangkan sekolah Indonesia
menjadi sekolah bertaraf internasional.

Lokakarya pariwisata yang merupakan program sinergi Depdiknas dengan
kementerian dan lembaga ini akan merancang strategi persiapan SDM
Pariwisata Internasional dari Indonesia. Lokakarya ini yang melibatkan
Rektor Perguruan Tinggi, Ketua Sekolah Tinggi, Direktur Akademi
Pariwisata serta Kepala Sekolah SMK Pariwisata seluruh Indonesia dan
industri pariwisata nasional, Lokakarya kali merupakan kelanjutan dari
lokakarya pariwisata yang telah berlangsung pada bulan Agustus dan
September di empat kota, Jakarta, Medan, Bandung dan Makasar.

Lokakarya kali ini lebih mengkristalkan masalah pada strategi
persiapan Indonesia untuk mengirimkan tenaga-tenaga pariwisata
profesional ke berbagai negara yang ditarget sebesar 10 persen dari
jumlah kebutuhan tenaga pariwisata di dunia. antara/mim

Tantangan Baru Universitas Kita

Tantangan Baru Universitas Kita
Oleh : Harus Laksana Guntur

Free Image Hosting by FreeImageHosting.net

Assistant Professor di Tokyo Institute of Technology, Jepang "Ilmu
pengetahuan harus mendatangkan peningkatan standar kualitas kehidupan
umat manusia dan, kalau memungkinkan, menyelamatkan masa depan
generasi yang akan datang." Berangkat dari filosofi tersebut, ilmu
pengetahuan dituntut untuk terus berkembang seiring dengan
perkembangan zaman.

Penemuan-penemuan baru, sebagai produk dari pengembangan ilmu
pengetahuan, harus bisa meningkatkan standar kualitas kehidupan
manusia dan menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang.
Belakangan ada sebuah fenomena menarik di dunia pendidikan tinggi
dunia yaitu maraknya pemeringkatan institusi pendidikan tinggi oleh
media dan berbagai badan perangking dunia dengan berbagai kriterianya.

Terlepas dari pro-kontra opini yang berkembang di antara praktisi
pendidikan tinggi tentang metode dan kriteria yang dipakai dalam
pemeringkatan, ada banyak hal yang bisa kita ambil manfaatnya untuk
perbaikan institusi pendidikan tinggi di Tanah Air. Setidaknya kita
bisa banyak belajar dari apa yang sedang dilakukan dan sudah
dihasilkan oleh uiversitas langganan peringkat atas dunia, seperti
Havard, MIT, Stanford, Oxford, Cambridge, dan universitas papan atas
lainnya dalam upaya memberikan kontribusi maksimal bagi peningkatan
standard kualitas kehidupan manusia.

Universitas entrepreneur

Dalam artikelnya di majalah ilmiah terkemuka dunia, Nature, tahun
2006, Xiaogang Peng, seorang profesor di Arkansas University menulis
artikel berjudul 'University spin-off: Opportunity or challenge?" Ada
satu hal yang menarik untuk dikaji, apalagi kalau kita kaitkan dengan
fenomena pemeringkatan universitas akhir-akhir ini. Paradigma yang
mengatakan bahwa universitas adalah pusat aktivitas riset telah
berkembang sedemikian pesat menjadi pusat riset dan pusat inkubasi
bisnis baru berbasis inovasi teknologi, yang mampu melahirkan
perusahaan-perusaha an baru (spin out company).

Peranan universitas dan lembaga riset tak bisa dibilang enteng sebagai
mesin pertumbuhan ekonomi. MIT misalnya, berdasarkan penelitian Boston
Bank yang bertajuk MIT: The Impact of Innovation, telah berkontribusi
luar biasa tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi dunia. Para alumni MIT
telah mampu membangun 4.000 perusahaan dengan sales turnover 232
miliar dolar AS. Mereka pun mampu membuka kesempatan kerja bagi
sekitar 1 juta orang di dunia. Pencapaian ini telah menempatkan MIT
sama dengan kekuatan ekonomi dunia pada urutan ke-24 karena sales
turnover-nya setara 2 kali GDP Afrika Selatan yang besarnya 116 miliar
dolar AS.

Sebuah kalkulasi yang dilakukan MIT Technology Licensing Office
menyebutkan bahwa pemerintah AS memperoleh keuntungan kembali yang
sangat tinggi atas dana investasi pemerintah pada pembiayaan riset
ilmiah di berbagai universitas dan lembaga riset dari hasil penjualan
lisensi teknologinya. Pemerintah AS mendapatkan 15 persen dari hasil
penjualan lisensi teknologi tersebut.

Dari Pusat Inovasi Universitas Oxford (ISIS-Innovation) , sejak
didirikan tahun 1997, mereka mampu menciptakan rata-rata 1 paten per
minggu dan sekitar 1 spin out company per bulan. Universitas Oxford
dan Cambridge, telah berhasil menciptakan 139 spin out company dengan
revenue hampir 15 milar poundsterling dari hasil penjualan lisensi
teknologi penemuan barunya, pada tahun 2000-2001. Sementara di Jepang,
menurut data Technology Lisencing Organization- Tokyo Institute of
Technology, telah tercipta sekitar 36 spin out company dan 3.000 paten
sampai akhir tahun 2002.

Informasi tersebut seharusnya mampu membuka mata kita bahwa
universitas papan atas dunia mampu menjadi penggerak perekonomian
lokal dan global, yang berarti membuka lapangan kerja baru berbasis
inovasi teknologi. Mereka telah berhasil membuktikan dirinya layak
disebut sebagai universitas entrepreneur dan kekuatan ekonomi baru dunia.

Kesiapan dan peluang

Keberhasilan dalam mendorong universitas di Tanah Air menjadi
universitas entrepreneur sangat ditentukan oleh dukungan dana yang
kuat, regulasi yang kondusif, serta pemahaman yang cukup dari para
ilmuwan kita akan relasi teknologi-bisnis dan strategi bisnis.
Sayangnya, prasyarat itu belum terpenuhi sampai saat ini. Universitas
kita masih dalam masa transisi menuju universitas riset. Bahkan
sebagian besar universitas kita masih jauh di bawah standar untuk bisa
dikatagorikan dalam universitas yang dalam proses menuju universitas
riset.

Penemuan-penemuan baru yang dihasilkan oleh ilmuwan kita sering
menemui kendala pada proses komersialisasinya. Salah satu faktor
penyebabnya adalah kemampuan ilmuwan kita dalam melakukan proses
komersialisasi penemuan barunya masih sangat rendah. Mereka tidak
memiliki pengetahuan bagaimana membangun bisnis terkait penemuannya.
Dalam dunia bisnis, sebuah penemuan besar tidak selalu berarti bisa
menghasilkan uang besar. Karena kenyataannya, teknologi yang diterima
pasar seringkali bukan yang terbaik menurut kriteria keilmuan, dan ini
harus ilmuwan sadari, kecuali penemuan yang memang cukup revolusioner.

Industri di Tanah Air bisa dikatakan lepas tanggung jawab terhadap
masalah pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah (pusat dan daerah)
sebagai regulator seharusnya menciptakan iklim yang mampu mempererat
kerja sama antara perusahaan dan universitas dalam mengemban tanggun
jawab pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah juga harus mempermudah
regulasi terkait komersialisi penemuan riset dan merangsang proses
komersialisasi penemuan baru dengan menyediakan dana bagi upaya
terciptanya bisnis-bisnis baru berbasis inovasi teknologi. Pada
akhirnya, universitas riset bisa menjelma menjadi universitas
entrepreneur, penggerak ekonomi lokal dan global, serta memperkaya
peluang riset bagi ilmuwan lokal dan mahasiswa sendiri. Mungkinkah?

Sumber : http://www.republik a.co.id/kolom_ detail.asp? id=315645&
kat_id=16

Sunday, December 9, 2007

tafsir Surat Asshaaf

Berikut saya sarikan tafsir surat As Shaaf yang sering kita baca, dengar dan dihafalkan.

Free Image Hosting

Bismillahirrahmaanirraahiim

1. Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
2. Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?
3. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.
4. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

Mari kita simak kutipan tafsir dari ayat ini :
Ayat 4 :
Sa’id bin jubair berkata : “Rasulullah SAW tidak menyerang musuh kecuali dengan membariskan pasukan”. Ini merupakan pengajaran langsung dari Allah SWT kepada orang-orang yang beriman.
Firman Allah SWT “seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”. Maksudnya satu sama lain saling bersentuhan badan dalam barisan. Sedangkan muqatil bin hayan mengatakan : satu dengan yang lainnya saling merapatkan barisan”.
Mengenai firman-Nya “seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”. Ibnu Abbas mengatakan : “yakni teguh, tidak akan tumbang, masing-masing bagian merekat erat dengan yang lain”.
Adapun Qatadah mengenai firman-Nya ini :” seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”. Ia mengatakan : “tidakkah engkau perhatikan pemilik bangunan, bagaimana ia tidak ingin bangunannya itu berantakan.” Demikian pula Allah Yang maha Perkasa lagi Mahamuliatidak menyukai jika perintahNya tidak dipatuhi. Dia telah membariskan orang-orang mukmin dalam peperangan dan sholat. Maka kalian harus berpegang teguh pada perintahNya. Karena Ia merupakan pelindung bagi orang yang mau berpegang padaNya. Semua tafsiran ini telah disebutkan oleh Ibnu Abi Hatim
Ikhwah fillah sekalian, betapa irinya hati ini jika memperhatikan bagaimana solidnya barisan mukminin saat rasulullah SAW dan generasi awal umat terbaik ini berjuang memenuhi kewajibannya. Pertanyaannya adalah, apakah rela rasulullah SAW yang telah memimpin umat ini dan kelak akan memimpin umatnya di surga kelak, melihat kondisi umatnya saat ini?
Jangan dulu melihat seluruh mukmin, lihat saja dulu diri kita. Apakah barisan dakwah kita telah solid?
Wallahu’alam
Bandung 26 mei 2007
--anggit_sdp--

Menjadi Generasi Rabbani

Free Image Hosting by FreeImageHosting.netGenerasi rabbani merupakan generasi yang kita idam-idamkan. Bagaimana tidak, generasi ini yang Allah SWT banggakan dalam Al Quranul kariim.
“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia Berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." akan tetapi (Dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani[208], Karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya” (Al Imran : 79)
[208] Rabbani ialah orang yang Sempurna ilmu dan takwanya kepada Allah s.w.t.

Dari ayat di atas rasa penasaran kita pasti akan tergugah yang kemudian memunculkan pertanyaan, seperti apakah generasi rabbani tersebut?
Menurut salah seorang ulama tafsir yang kita kenal, yakni imam Atthabari, orang-orang rabbani memiliki karakter sebagai berikut :
1. Faqih
Faqih adalah memiliki pemahaman islam yang baik. Memahami prinsip-prinsip dasar islam seperti aqidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
2. ‘Alim
Orang yang ‘alim adalah orang yang berilmu. Tentunya ilmu tersebut sangat luas dan bermacam-macam. Secara umum ilmu Allah SWT terbagi menjadi dua cabang yaitu ilmu yang khusus dan ilmu yang umum. Ilmu yang khusus melalui jalur wahyu. Sementara ilmu yang umum Allah SWT ilhamkan dan dengan kemampuan manusia ilmu tersebut dapat dirumuskan/dilahirkan.
Oleh karenanya definisi ilmu dalam konteks ini adalah spesialisasi atau keahlian. Misal dengan ilmu fisiologi, anatomi, patologi, seseorang dapat dikatakan dokter. Contoh lain seorang insinyur kimia menguasai ilmu perancangan pabrik, analisis ekonomi industri, kimia fisik, dan ilmu pelengkap lainnya.
3. “melek” politik
Artinya orang yang rabbani peka terhadap kondisi rakyat dan negaranya. Mereka (generasi rabbani) tidak hanya faqih dan ‘alim namun juga memiliki kesadaran berpolitik yang baik. Sehingga dapat saya katakan mereka benar-benar peduli dan kontributif terhadap bangsanya
4. “melek” manajemen
Generasi rabbani teratur dalam segala urusannya. Karena memahami ilmu manajemen dan senantiasa mengamalkannya
5. Mampu menjalankan urusan orang lain dengan baik
Atau dalam istilah lain memiliki sifat amanah dan cakap menjalankan pekerjannya (amanah tersebut)

Subhanallah betapa rindunya kita untuk menjadi generasi ini. Generasi yang memiliki karakter unggul seperti yang telah disebutkan di atas. Oleh karenanya, sebagai seorang muslim yang memegang prinsip atau kaidah “nahnu du’at qobla kulli sya’in” karakter generasi rabbani ini harus dimiliki.
1. Faqih
Seorang da’I harus selalu meningkatkan (meng-up grade) pemahaman ilmu-ilmu dinullah yang mulia ini. Setidaknya kita harus memahami aqidah, fiqih ibadah, halal dan haram serta hal-hal yang wajib dikuasai. Ustadz Khozin mengatakan “kader dakwah dituntut untuk menjadi seorang yang faqih sya’bi, artinya faqih diantara masyarakatnya”. Jangan sampai ketika ditanya hukum memakan katak , dia tidak dapat menjawabnya.
2. A’lim
Syukur Alhamdulillah hal ini dapat dicapai oleh para mahasiswa. Karena golongan mahasiswa memiliki kesempatan yang sangat luas untuk menguasai keahlian khusus tertentu. Sementara bagi kalangan di luar mahasiswa hal ini dapat dicapai dengan belajar dan belajar.
3. “Melek” politik
Kader dakwah ternyata tidak cukup dengan kafaah syar’I dan ilmiyahnya saja. Kader dakwah harus faham akan siyasah atau politik. Mungkin para kader dakwah ada yang masih trauma dengan politik. Karena identik dengan kecurangan dan kekotoran, padahal istilah politik yang sesungguhnya berarti segala sesuatu yang berurusan dengan rakyat dan Negara.
Inilah ladang amal para mujahid-mujahid dakwah. Politik merupakan bagian dari dakwah itu sendiri. Lihatlah bagaimana rasulullah SAW mengatur umat islam. Dan bagaimana para sahabat dan tabi’in membangun peradaban bersama rasulullah SAW. Aktivitas dakwah tidak dapat lepas dari politik. Oleh karenanya wajib bagi seorang generasi rabbani memahami politik ini.
4. “Melek” manajemen
Tanpa pengaturan/manajemen yang baik niscaya aktifitas apapun akan hancur berantakan. Termasuk dengan aktifitas dakwah. Jangankan aktifitas yang berhubungan dengan orang lain seperti dakwah, diri sendiri saja jika tidak memiliki manajemen yang baik seluruh hidupnya akan berjalan tidak baik. Dirinya tidak dapat meraih kesuksesan. Apalagi dengan aktifitas dakwah yang dilakukan secara berjamaah melalui sebuah wajihah/organisasi. Ilmu manajemen mutlak harus dikuasai oleh anggota maupun pemimpin. Karena dengan penguasaan manajemen yang baik, niscaya organisasi dan aktifitasnya akan meraih kesuksesan dan tentunya insya allah berkah.
5. Amanah dan cakap
Seorang da’i pada akhirnya mampu menjalankan urusan orang lain dengan baik. Inilah yang dicontohkan langsung oleh idola kita, rasulullah SAW. Lihatlah bagaimana Beliau berhasil melaksanakan amanah yang diberikan siti khadijah yang kemudian menjadi istrinya. Sifat amanah dan kecakapan rasulullah SAW dalam berdagang yang mengantarkan Beliau meraih kesuksesan.
Semoga menjadi renungan bagi kita semua, wallahu’alam bishowab.


------anggit_sdp-------

Tuesday, December 4, 2007

optimis!saya pasti bisa!

Free Image Hosting

kutipan chating sy dgn adik kelas di sma
full inspirimg

akmalia hidayati: assalammualaikum
anggit_sdp: wa'alaikum salam wr wb
anggit_sdp: ad apa nu?
akmalia hidayati: nuy^^
akmalia hidayati: itb uasnya kapan?
anggit_sdp: oh iya nuy
anggit_sdp: mulai tgl 17 des
anggit_sdp: sampe 10 jan
anggit_sdp: dipotong libur
akmalia hidayati: masi lamaaa
akmalia hidayati: enak sekalii
akmalia hidayati: sy tgl 10
akmalia hidayati: huhuu
akmalia hidayati: pusiing
akmalia hidayati: mana tuga bikin web blom beres lgi
anggit_sdp: oh berarti mnggu dpn
akmalia hidayati: yupp
anggit_sdp: hadapi dgn senyuman
anggit_sdp:
akmalia hidayati: sipp
akmalia hidayati: ada slam dari alif a
anggit_sdp: siapa alif?
akmalia hidayati: lupa y?
akmalia hidayati: yg ktua dkm angktan sy lo
anggit_sdp: oh iya
anggit_sdp: gmn jd mau masuk arsi ITB?
akmalia hidayati: insya allah
akmalia hidayati: tapi ktnya bagusan arsi unpar ya?
anggit_sdp: wallahu'alam
anggit_sdp: tp kalo menurut sy ttp ITB
anggit_sdp: no 1
anggit_sdp: hehe
akmalia hidayati: knapa?
anggit_sdp: agak narsis
akmalia hidayati: hohoho
anggit_sdp: alumninya kan udah kuat
akmalia hidayati: subjektif ni ah nilainya
anggit_sdp: salah satu alumni nya yang wanita skrg jd presiden direktur IBM
anggit_sdp: bu betti alisjahbana
anggit_sdp: angakatan 79
anggit_sdp: kpn2 k ITB sj lhat lngsung
akmalia hidayati: udh liatt
akmalia hidayati: oya?
akmalia hidayati: ko bisa, alumni arsi ke ibm gt?
akmalia hidayati: ga nyambung
anggit_sdp: oh iya
anggit_sdp: serba bisa
anggit_sdp: hehe
akmalia hidayati: mksdnya?
akmalia hidayati: apa?
anggit_sdp: ya artinya memang alumni ITB itu dr dulu dikenal cepet belajarnya
anggit_sdp: bayangin aja org2 terpilih masuk k sini
anggit_sdp: pinter2
akmalia hidayati: ho ohh
akmalia hidayati: tau dehh
akmalia hidayati: yg pinter mh d\bdaa
anggit_sdp: tp sy yakin bu betti karir awal nya di bidangnya
anggit_sdp: oh jgn salah nuy
anggit_sdp: km juga pinter
anggit_sdp: kan masuk smansa
anggit_sdp: tinggal kmauan
anggit_sdp: dan ikhtiar
anggit_sdp: apalagi anak dkm lg
akmalia hidayati: iya,,
anggit_sdp: apalagi anak dkm lg
akmalia hidayati: betul,,
akmalia hidayati: apa hubungannya coba ank dkm??
akmalia hidayati:
anggit_sdp: wah
akmalia hidayati: tadi seneng..
akmalia hidayati: ulgn vck tertinggi ke3 di klas
anggit_sdp: alhamdulillah
akmalia hidayati: alhamdulillah
anggit_sdp: congrats
akmalia hidayati: tapi a,,
akmalia hidayati: sy frustasi
akmalia hidayati: ulgn yg lainnya kna remid
akmalia hidayati: mate,qmy,bio,
anggit_sdp:
akmalia hidayati: pdhl sy udh belajar
akmalia hidayati: tapi knpa hasilnya jlek terus y?
anggit_sdp: kurang usaha mungkin
akmalia hidayati: bdoa juga udh
akmalia hidayati: apa kurang yakin y?
anggit_sdp: coba lg
anggit_sdp: kurang yakin?
anggit_sdp: wah bener tuh
anggit_sdp: nah inilah bedanya anak dkm
akmalia hidayati: abisnya, stiap ulgn tu ky ada beban
akmalia hidayati: buat dpt nilai bagus
anggit_sdp: kalo dpt musibah sabar dan dpt nikmat bersyukur
akmalia hidayati: byr ga ngecewain ortu
akmalia hidayati: jadinya mlh ga enjoy
akmalia hidayati: iya
akmalia hidayati: alhamdulillahnya sy sadar
akmalia hidayati: klo terus"an pesimis juga ga bagus
akmalia hidayati: jadinya skrg blajarnya ud rda enjoy
akmalia hidayati: tapi buat bangkit lagi itu perlu usaha bgt ya a
akmalia hidayati: tapi di situ sy bisa jadi lbih dwasa
akmalia hidayati: hehhe
akmalia hidayati: jadi curhat
anggit_sdp: bdanya orang sukses dan gagal adalah cara dia menyikapi kegagalan , hal ini yg selama ini sy pelajari
anggit_sdp: orang sukses tahan banting
anggit_sdp: lihat rasul dan sahabat juga orang sukses lain'
anggit_sdp: coba lihat surat yusuf 87 : Allah swt mengingatkan kita untuk tidak berputus asa dr rahmat Allah, ...(menarik ayat ini, coba cek)
anggit_sdp: muslim itu harus sukses dunia akhirat
akmalia hidayati: sip
akmalia hidayati: mksih a..
akmalia hidayati: syukron,,
akmalia hidayati: bhsa dkm mah
akmalia hidayati: hehhee
anggit_sdp: sama2
anggit_sdp: sabar ya..
anggit_sdp: jd orang sukses harus sabar
akmalia hidayati: iya,,
akmalia hidayati: jadi inget, ada hadis yg bunyinya gni
akmalia hidayati: iman itu terbagi dua, sabar dan syukur,
akmalia hidayati: keren..
anggit_sdp: yap
anggit_sdp: semua berawal dr keyakinan, kalo yakin kita bisa dapet nilai bagus insya allah we will get it,
anggit_sdp: kekuatan pikiran dan doa
anggit_sdp: pasti bisa!
anggit_sdp: optimis!
akmalia hidayati: iyaaaa...
akmalia hidayati: mksih,,,
akmalia hidayati: a,,
akmalia hidayati: mnding usm atw spmb?
anggit_sdp: kalo nuy secara finansial bisa, coba dua2nya sj
anggit_sdp: kalo sy ngga punya dana untuk USM
anggit_sdp: jdd SPMB
akmalia hidayati: tapi usm itu dananya buat subsidi silang bkn?
akmalia hidayati: atw buat pmbngunan infrastruktur itbnya?
anggit_sdp: iya skrg ITB agak komersil
anggit_sdp: subsidi silang
anggit_sdp: tp tnang aj,bg temen2 yg kekurangan spt sy disini banyak beasiswa, alhamdulillah sy dpt beasiswa dr GE Foundation
anggit_sdp: ditambah pendapatan lain
anggit_sdp: jd skrg udh mandiri
anggit_sdp: alhamdulillah ngga dpt dana lg dr ortu sejak smster 4
akmalia hidayati: uahhh,,
akmalia hidayati: a anggit subhanallah skalii
akmalia hidayati: ckckkcck,,
akmalia hidayati: boleh tanya?
akmalia hidayati: cara blajar a anggit ky gmn c?
anggit_sdp: mksh
anggit_sdp: biasa aj
anggit_sdp: standar
akmalia hidayati: ya ampyuun,,
akmalia hidayati: jgn merendah gt lahhh
akmalia hidayati: nuy pgn tauuu
akmalia hidayati: belajarnya pas malem,subuh atw gmn?
anggit_sdp: maksimalin dkelas
akmalia hidayati: mksdnya wkt di luar jm kuliah
anggit_sdp: nyatet,dengerin,baca,nanya,aktif
akmalia hidayati: ooo
akmalia hidayati: terus, buat bljar di luar jam slain di klas?
anggit_sdp: kalo di luar kuliah kadang ngga sempet
akmalia hidayati: sibuk organisasi?
anggit_sdp: tp kalo dulu di sma sy pake waktu menjelang shubuh dan pas malem
anggit_sdp: sedikit yang penting efektif
anggit_sdp: oh iya sibuk macem2
anggit_sdp: apalagi kalo udah kuliah
anggit_sdp: jd inilah konsekuensi kalo pengen jd org sibuk
anggit_sdp: harus efisien dan efektif
akmalia hidayati: yupp..
akmalia hidayati: hidup ini harus dimanfaatkan dgn sbaik"nya
akmalia hidayati: a amggit keren!!
akmalia hidayati: pantesan masuk hall of fame..
akmalia hidayati: hohohoho..
akmalia hidayati:
anggit_sdp: mksh nuy, nuy pasti bisa, kita butuh org2 yg luar biasa untuk membangun bangsa ini. muslim yang prestatif
akmalia hidayati: amin,,,
akmalia hidayati: smoga nuy jg bisa ky a anggit..
akmalia hidayati: ko ga pnh ke smansa lagi c a?
anggit_sdp: iya euy
anggit_sdp: udah rindu
anggit_sdp: insya allah ksana lg
anggit_sdp: mungkin pas TO ITB
anggit_sdp: skitar bulan maret

impian hari ini adalah kenyataan di esok hari.
benar! saya mimpi masuk Teknik Kimia ITB dan menjadi kenyataan di hari ini.

saya kemudian bermimpi lagi, (make a dream) sy akan menjadi pemimpin negeri ini, bersama-sama orang2 yang berkomitmen membuat sejarah terbaik bangsa ini.

semua orang harus bermimpi..

karena mimpi hari ini adalah kenyataan di esok hari
bermimpilah saudaraku...

kita pasti bisa!!!

-anggit-

Monday, December 3, 2007

pengalaman adalah pelajaran berharga

Free Image Hosting

saya ingat apa yang pernah dikatakan suichiro honda. "kesuksesan saya yang anda lihat sebenarnya sedikit bagian dari tumpukan kegagalan yang saya alami". atau bisa diartikan kegagalan yang dialami oleh tuan honda lebih banyak daripada kesuksesan yang ia raih. bahkan kesuksesan yang ia alami ketika berhasil menjadikan merk honda sebagai salah satu ikon industri otomotif jepang merupakan akumulasi dari kegagalan yang ia dapatkan.
thomas alfa edison sang penemu lampu adalah tokoh yang saya kenal pula dengan kegagalan. bayangkan saja dari 1000 kali percobaan yang ia lakukan untuk menemukan filamen lampu pijar yang ia rancang hanya 1 yang berhasil. dan keberhasilan tersebut ia raih di percobaan ke 1000. artinya 999 kali ia gagal!
ada pepatah mengatakan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. dan orang bijak mengatakan "kegagalan merupakan langkah menuju kesuksesan. jika kita berhenti ketika mengalami kegagalan saat meraih impian kita, maka dapat dipastikan kita akan gagal selama-lamanya. karena jalan menuju kesuksesan diawali oleh kegagalan". anda akan sukses ketika mendapatkan banyak kegagalan.
huh...kalimat-kalimat di atas menghibur jiwa. namun ada sebuah kalimat yang lebih fantastis lagi "dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.' (Surah Yusuf, ayat 87".

saya banyak mengalami kegagalan saat ini. namun saya mengatakan kepada diri ini, "wahai jiwaku ini adalah bagian dari kehidupanmu, yakinlah bahwa kegagalan yang anda alami saat ini adalah pelajaran yang sangat..berharga. anda tidak mungkin jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. anda beruntung karena hanya anda yang mengalaminya. keep in ur memories. u can wake up and reach ur success. enjoy it. u can do better than yesterday.
saya ingin hari ini lebih baik dari kemarin. dan saya tidak akan pernah menyesal terhadap apa2 yang saya pilih. tentunya dalam koridor "jalan yang lurus".

satu lagi yang saya harapkan. kritik, saran dan dorongan motivasi orang lain. saya senang dikritik. kritiklah saya, maka saya akan sangat berterima kasih. ingatkan saya jika anda melihat penyimpangan yang saya lakukan.

"luruskanlah dgn pedang ini jika saya sebagai khalifah melakukan penyimpangan" (umar bin khatab)