
Bisnis hulu migas menjadi sasaran kekecewaan sebagian besar bangsa Indonesia pada saat ini. Kecewa karena kenaikan harga minyak dunia tidak menguntungkan negeri sendiri malah merugikan diri sendiri. Perekonomian menjadi sulit dan APBN menjadi defisit. Pada akhirnya rakyat yang menjadi korban ketidakbecusan pemerintah dalam menangani bisnis besar ini. Subsidi BBM dikurangi, harga BBM naik dan harga barang-barang kebutuhan masyarakat ikut naik. Kasihan bangsa ini, selalu menderita. Berikut uraian singkat tentang bisnis hulu migas.
a. Selayang Pandang Bisnis Hulu Migas
Bagian hulu migas meliputi daerah eksplorasi dan produksi dari sebuah industri migas. Bagian ini merupakan pasangan dari bagian hilir yang lebih cenderung kea rah pemrosesan bahan mentah untuk menghasilkan produk yang diinginkan. Oleh karenanya pekerjaan dalam industri migas akan meliputi dua bagian ini, hulu dan hilir.
Bekerja di hulu merupakan pekerjaan dengan resiko yang besar sementara bekerja di bagian hilir memiliki resiko yang lebih kecil. Mengapa? Karena hulu identik dengan alam bebas seperti hutan, lepas laut dan sungai yang tentunya memiliki kemungkinan kecelakaan yang lebih besar dibandingkan di hilir. Secara umum ilmu teknik kimia yang biasa digunakan di industri hulu migas adalah termodinamika dan peristiwa perpindahan.
Sumber crude oil di Indonesia yang terkenal dan mahal adalah di minas dan duri. Kedua seumber ini menjadi bagian dari tiga sumber acuan minyak dunia.
b. Regulasi Bisnis Hulu Migas
Berdasarkan UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Kegiatan hulu ditangani oleh Badan Pelaksana Migas (BP Migas) sementara kegiatan hilir ditangani oleh BPH Migas. UU No 33 tahun 2004 mengenai perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Pada permasalahan bagi hasil sering terjadi manipulasi dan konflik
Kontrak Migas secara umum adalah kontrak eksploitasi suatu blok diberikan oleh BP Migas kepada badan usaha hulu migas dengan mekanisme PSC (Production Sharing Contract).
c. Tahapan Pengembangan Suatu Bisnis Di Hulu Migas
Tahapannya meliputi :
• eksplorasi geofisik : untuk memperoleh well log
• penyiapan POD (Plant Of Development) :
menentukan titik-titik yang akan dieksploitasi. Titik-titik ini harus dilaporkan ke BP Migas
• Drilling
• Production
d. Contoh Wilayah Dan Perusahaan Yang Terlibat Dalam Industri Hulu Migas Di Indonesia
Berikut Contoh beberapa blok dan pelaku bisnis hulu migas di indonesia
• Blok Cepu (banyu urip)
• FPSD Belanak
• Gas-Sengkang
• FPSD Natuna
• PT. Energi Mega Persada
• PT. Medco Energi
e. Kendala Pengembangan Industri Hulu Migas oleh Perusahaan Nasional
Apa saja kendala pengembangan industri hulu migas oleh perusahaan nasional? ada hal-hal yang berkaitan dengan masalah ini :
1. pemerintah lebih memprioritaskan untuk mengisi APBN daripada memberi kesempatan kepada perusahaan nasional
2. menurut pemerintah alasan mengapa mereka tidak mempercayai perusahaan nasional adalah karena banyak perusahaan nasional yang mengecewakan.
3. untuk mengeksploitasi sebuah sumur minyak diperlukan dana yang besar. Perusahaan migas yang tidak memiliki asset besar tidak bias mencicil ke bank dalam negeri maupun luar negeri. Ditambah lagi dengan fakta bahwa tidak ada perusahaan asuransi nasional yang mau menanggung resiko-resiko pada usaha hulu migas ini.
Solusi yang bisa dilakukan adalah :
1. perbaiki perusahaan nasional
2. beri kepercayaan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi
3. perlunya kesungguhan baik dari pemerintah maupun badan usaha.




2 komentar:
trimakasih infonya mas sangat bermanfaat
thx infonya...salam kenal
Post a Comment