Tuesday, October 28, 2008

Instalasi Kilang Minyak Balongan Meledak: Sebuah Catatan Penting Mengenai Safety untuk Pertamina


Hari Selasa (28/10) sore akan menjadi sebuah catatan penting dalam sejarah safety industri kimia Indonesia. Pada waktu tersebut terjadi sebuah accident di kilang minyak balongan yang menyebabkan 6 orang luka. Seperti yang dilaporkan kompas, Reaktor Atmosphery Residu Hydro de Metalizer di Kilang Balongan milik PT Pertamina Unit Pengolahan VI meledak. Akibatnya, enam pegawai jadi korban, juga ada orang yang mengalami syok. Tiga korban mengalami luka bakar, sembilan shock dan menderita gangguan pendengaran karena ledakan yang keras.

Ledakan ini terjadi saat pembersihan instalasi pipa di area 120 Reaktor tersebut. Sebagaimana dikutip dari majalah Tempo yang berhasil menghimpun informasi dari sejumlah pekerja PT Trijaya yang merupakan rekanan Pertamina sedang membersihkan instalasi pipa di area 120 ARHDM (Atsmospheric Residue Hydrodemetallization) kilang, Selasa (28/10) sore. Pembersihan dilakukan karena saat itu kilang tengah turn around atau dalam masa pemeliharaan dan masa penggantian katalis.

Saat itu pekerja tengah melakukan pengecekan baut dan mur di salah satu bagian instalasi. Karena sudah merasa aman, mereka pun membongkar dan memasang kembali mur dan baut itu satu persatu. Tanpa diduga salah satu pipa meledak saat mereka tengah membuka salah satu katup. Akibat semburan gas yang tinggi muncul suara ledakan disertai api.



Pertamina mengklarifikasi untuk masalah ini, "Itu bukan ledakan, tetapi insinden akibat akumulasi gas," demikian Vice President Komunikasi Korporat PT Pertamina, Anang Rizkani Noor mengkonfirmasi laporan itu kepada Kompas.Com.




Sekilas Mengenai Kilang Minyak Balongan


Kilang minyak balongan merupakan salah satu unit pengolahan (UP) minyak bumi milik pertamina. kilang ini diresmikan Presiden Soeharto pada 24 Mei 1995. Keistimewaan kilang ini dibanding kilang minyak lainnya antara lain karena Balongan memproduksi BBM berwawasan lingkungan "Langit Biru", yakni Super TT sebanyak 580 barrel per hari dan Premix 94 sebanyak 10.000 barrel per hari.

Balongan yang terletak di tepi Pantai Laut Jawa Desa Sukareja, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ini menelan biaya sekitar 2,6 miliar dolar AS dari pinjaman luar negeri melalui konsorsium penyandang dana Java Petroleum Investment Co. Ltd (JPIC) yang pengembaliannya dibayar dengan produk-produk Balongan. Saat ini Kilang UP IV Balongan menyuplai 125 ribu barrel/hari kebutuhan BBM indonesia atau sekitar 8 persen dari BBM produksi Pertamina.

Kecelakaan yang harus dibayar mahal

accident atau kecelakaan yang terjadi baru-baru ini merupakan rapor buruk bagi Pertamina sebagai salah satu industri kimia di indonesia. sejumlah masyarakat dan stake holder lainnya akan memandang negatif pertamina sebagai industri yang tidak aman. kecelakaan seperti ini seharusnya bisa diantisipasi dengan berbagai metode safety. dengan perkembangan teknologi safety saat ini pertamina diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan para stake holder.

Suatu accident tidak boleh dianggap sepele meskipun tidak menyebabkan munculnya korban jiwa. sekecil apapun accident pada industri proses/kimia harus menjadi perhatian penting bagi industri tersebut ke depannya. karena bisa saja kejadian tersebut akan terulang kembali dengan kasus yang serupa.

Pertamina tentu harus berbangga dengan prestasi yang diperoleh UP III Plaju yakni meraih Zero Accident Award. dan tentunya prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk unit-unit pengolahan lainnya seperti unit pengolahan IV Balongan ini.

2 komentar:

Lintas said...

Salam Kenal dari Lintas Berita


Selamat pagi, nama saya Firdaus dari lintasberita.com.
Lintas Berita adalah situs Indonesian social bookmarking.

Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan posting berita anda di lintasberita.com memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda.

Perlu dipahami bahwa Lintas Berita tidak MENCURI atau MENYUGUHKAN berita2 Anda karena Lintas Berita hanya memberikan LINK berita-berita bagi pengunjung juga berita nya user submit sendiri. Untuk membaca berita, pengunjung akan membaca ke sumber asal berita tersebut.

Untuk informasi Widget, silahkan melihat : http://www.lintasberita.com/tools.php
Info baru ! Silahkan mencoba Widget Top 8 dan fasilitas Pencarian Berita yang telah kami tingkatkan

Link berita di website kami yang berasal dari tulisan di web Anda

Salam!

Firdaus

mayaa said...

Aslm.Git..
iya, gw dulunya skul di SMA 1 balikpapan, knapa?
eh, lo kenal yg namanya Yusuf gak? Planologi 2005. Katanya dia mantan ketua GAMAIS gitu.. dia anak dosen gw..