Friday, June 19, 2009

Travelling in Bontang (1)

Alhamdulillah udah sampe di bontang...kata-kata ini terucap saat pesawat pelita air mendarat di bandara Badak, minggu 14 juni 2009. Bingung, harus kemana ini..tapi lagi2 Allah SWT membuktikan kebesarannya. Alhamdulillah karena saya dan partner (benk2) bareng karyawan PT Badak yang baru. Dan dia dijemput sama petugas dari perusahaan, jadinya kita dianter juga deh...

Emang bener suhunya panas, waktu pagi kira2 nyampe 28 derajat, siangnya apalagi, panasnya luar biasa. Tapi itu semua ngga jadi masalah, karena apartemen, kantor, dan semua gedungnya full AC. ruangan ngga pernah panas karena AC non stop. bayangin kalo di jawa, AC pasti dibatasin dengan dalih hemat energi, kalo disini malah dimarahin kalo AC dimatiin. kata petugasnya sih bakal merusak ACnya..hoho.. Wajar emang karena disini energi berlimpah, Badak punya pembangkit listrik sendiri yang bahan bakunya steam dan gas. Bahkan kalo mau pabrik ini bisa memenuhi kebutuhan listrik kota bontang, yang lampu jalannya ngga nyala. Tapi kasian PLN nanti, ngga dapet pemasukan karena listriknya ngga laku..hehe..

saya tinggal di apartemen nam nam, tempat yang biasa ditempati mahasiswa yang KP.

Pokoknya di tempat ini setara dengan hotel bintang 2, ada TV kabel, ruangan ber AC, laundry, makan, komplit. Jadi kalo seharian di kamar ngga bakal bosen, paling autis aja..^_^..

Kalo mau kemana2 tinggal telepon shuttle, mobil untuk antar jemput tamu dan karyawan. mobil ini dengan setia akan mengantar orangnya yang pesan. khusus untuk mahasiswa yang KP disini ada jemputam khusus. nah sebelum berangkat ke kantor kita abadikan dulu..


Situasi disini sangat disiplin. terutama dengan yang namanya safety. bagi orang yang ngga terbiasa mungkin akan kesal pas awal2 di badak. karena banyak prosedur yang harus dilakukan. salah satunya pembuatan tanda pengenal. bikin tanda pengenal lebih lamanya setara sama bikin SIM. tujuannya bagus buat mendata dan mengidentifikasi siapa aja yang boleh berlalu lalang di kompleks pabrik. jadi bisa dikatakan komplek ini aman, kita ngga bakal takut kecolongan karena securitynya terjamin. Jadi inget, disini itu naik motor harus peke helm standar walaupun di dalam komplek yang notabene ngga ada polisi. terus harus terus pake safety belt kalo naik mobil baik supir maupun penumpang, pokoknya strict bangetlah. Kepedulian terhadap safety dan peraturan sudah menjadi budaya dan masuk ke alam bawah sadar..^_^

Bontang kota kecil di utara balikpapan dan samarinda. dulunya kota ini masuk ke dalam kabupaten lain, tapi kemudian dilakukan pemekaran dan jadilah kota ini sebagai kota baru di kalimantan timur. jarak dari pantai ke perbatasan barat kurang dari 15 km sementara jarak perbatasan utara ke selatan kurang dari 10 km, jadi terbilang kecil. Sebagian besar penduduknya adalah pendatang yang berasal dari jawa tengah dan timur (mayoritas), bugis, makassar. sehingga wajar jika bahasa sehari-harinya campuran antara bahasa kedua suku tersebut. khusus untuk PT Badak, bahasa kedua setelah bahasa nasional adalah bahasa jawa, hehe...
Karena termasuk kota yang kecil dengan penduduk yang tidak sepadat di pulau jawa, kehidupan kota ini terbilang sepi. pusat-pusat perbelanjaan dan hiburan tidak sesemarak kota2 besar. kalo temen saya komentar tentang plaza di kota ini, mirip dengan swalayan atau paling banter "Giant plus KFC". Sementara bioskop disini ngga ada juga, harus ke samarinda kalo mau nonton film. Pernah suatu malam saya sama temen belanja ke plaza. saat perjalanan pulang, saya mengamati jalanan dan saya memperoleh sesuatu. banyak gedung2 di pinggir jalan yang gelap karena lampunya ngga nyala sama sekali. Terus kendaraan pun sedikit yang berlalu lalang, ditambah lagi lampu jalan banyak yang ngga nyala, kebayang kan sepinya? mungkin Pemkot setempat bisa bekerjasama dengan PT Badak jika mereka kekurangan listrik ^_^..

Sabtu ini saya jalan2 sendirian.. yang lain ngga pada mau ikut. Nah kesempatan week end pertama ini sy manfaatkan buat jalan2. memang sih harusnya pinjem motor buat jalan2 di komplek karena kemana2 jauh jaraknya. agak gempor kalo jalan kaki. Tapi itung2 olahraga, saya coba jelajahi daerah ini. Kita coba nyari tau kolam renang, fitness center dan tempat bowling. kata temen2 disini ada dan gratis.


menyusuri jalanan komplek yang asri memang seger walau sedikit gerah, asyik juga. Di jalan nemu salah satu pompa air sumur, sumur 6 kalo ndak salah.

Capeknya hilang saat menemukan tempat tujuan. hore..ternyata bener ada kolam, bowling dan fitness. Memang asyiknya jalan2 itu kalo udah nyampe, sama halnya kalo kita naik gunung, rasa puas akan didapatkan ketika sampai di puncak gunung yang didaki. Begitupula dengan kehidupan yang pada dasarnya merupakan suatu perjalanan. Kepuasan hakiki dalam kehidupan kita akan diraih ketika kita sampai di syurga Nya kelak...amiin.


Pulangnya saya cari jalan yang berbeda. Insting menwanya keluar, ceritanya mau melatih ilmu medan peta dan kompas, hehe.. Masih jam 10.30 an tapi mataharinya subhanallah teriknya kayak jam 12. Cari2..eh bisa lewat jalan taman. disini ada taman, tapi bukan taman biasa karena banyak pohon2 besar. ada saungnya juga. terus jalan, eh ternyata jalan buntu. mau naik ke bukit, dipager. ya udah muter lagi, cari jalan alternatif tadi pagi. nah trus saya foto2 hutan alam yang ada di pabrik ini. Hutan alam ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan setelah dulunya pohon2 disini ditebang pada saat pembangunan kilang/pabrik. Salah satu penyumbang adalah pemilik perusahaan badak yaitu Huffington, pendiri perusahaan gas yang juga menjadi producer gas untuk badak. namanya tertera pada pohon yang ia tanam. selain itu ada kebun pelestarian tanaman anggrek dan tanaman langka lainnya. Ini foto2nya..




Nah perjalanan dilanjutkan ke tengah2 hutan alam. hutan ini sepertinya bukan hutan alami melainkan hutan buatan. pohonnya berbaris rapi dari barat ke timur. tapi memang ada sedikit bagian yang sepertinya masih alami. artinya hutan ini dari dulunya seperti itu, tidak dibuat-buat. menariknya di kawasan hutan yang letaknya di pinggir jalan utama PT badak, ada fasilitas untuk panjat tebing.

dan di dekatnya ada sejenis saung yang khas kalimantan, yaitu menyerupai rumah panggung. saya sejenak beristirahat di tempat ini...^_^

2 komentar:

Anindito said...

Selamat Datang di Hutan Bontang Nggit. hehehe...

Selamat menikmati KP deh..

Greg said...

kak mu nanya dung... kalo saya berniat kp di sana ada saran gk proposal harus ky gmn supaya keterima??biaya transportasi ke sana di bayarin ato bayar sendiri??kalo dr Universitas swasta kaya Parahyangan kemungkinan keterimanya besar ato kecil??thx